BMKG: Wilayah Indonesia Mulai Panas Bulan Mei, Musim Kemarau Mundur

by -53 Views

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meramalkan musim kemarau. Dilaporkan bahwa beberapa wilayah di Indonesia telah memasuki musim kemarau mulai bulan ini.

“Dibandingkan dengan rerata klimatologi (periode 1991-2020), awal musim kemarau 2024 di Indonesia diprediksi akan mundur sebanyak 282 ZOM (40%), tetap pada 175 ZOM (25%), dan maju sebanyak 105 ZOM (15%),” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers, seperti yang dikutip pada Kamis (2/5/2024).

Awal musim kemarau bulan ini akan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Contohnya, di 11 ZOM pulau Sumatra akan mengalami awal musim kemarau pada dasarian I-III.

“Prediksi musim kemarau 2024 untuk 699 ZOM (Zona Musim) di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah diprediksi akan mengalami Awal Musim Kemarau 2024 pada bulan Mei hingga Agustus 2024, sebanyak 445 ZOM (63,66%),” kata BMKG dalam laporannya pada Kamis (2/5/2024).

Di Jawa, terdapat 102 ZOM yang akan mengalami awal musim kemarau pada dasarian I-III. Sementara itu, 10 ZOM di Bali dan Nusa Tenggara, serta 2 ZOM di Sulawesi (dasarian II-III) dan 8 ZOM di Maluku dan Papua (dasarian I-III).

Beberapa daerah juga mengalami awal musim kemarau yang mundur dari biasanya, sebanyak 284 ZOM atau 40,63%. Namun, ada juga 174 ZOM (25%) yang mengalami musim kemarau normal dan 104 ZOM yang diprediksi lebih awal.

BMKG juga memprediksi bahwa musim kemarau tahun ini akan normal (359 ZOM) dan di atas normal (279 ZOM), sementara terdapat 61 ZOM yang mengalami musim kemarau di bawah normal.

Daerah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau di atas normal antara lain pesisir selatan Sumatra Barat, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan, dan sebagian besar Papua Selatan. Sedangkan daerah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau di bawah normal antara lain Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.