Mengerikan, Bangunnya Tol Langit Papua Dihadang dengan Kekerasan dan Pengorbanan Diri

by -44 Views

Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan pengoperasian BTS 4G di Desa Bowombaru Utara, Talaud, Sulawesi Utara, pada Kamis (28/12) kemarin. BTS 4G di ujung utara Indonesia Timur tersebut merupakan salah satu dari 4.990 menara yang telah diselesaikan oleh BAKTI Kominfo hingga Desember 2023. Proyek “tol langit” ini adalah upaya pemerintah menyediakan akses internet untuk warga RI yang tinggal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selanjutnya, masih ada 628 BTS 4G yang akan lanjut dibangun tahun depan dan ditargetkan rampung di semester-1 2024. Mayoritas terletak di area kahar (force majeur) di pedalaman Papua. Pembangunan di area zona merah memiliki risiko yang sangat besar dan membahayakan nyawa para pekerja.

IBS merupakan salah satu vendor yang menangani pembangunan BTS paket 4 dan 5 di Indonesia Timur. Ia menceritakan pengalaman saat hendak membangun BTS di sebuah desa di Kabupaten Pegunungan Bintang pada Mei 2023 lalu. Kala itu, ia baru saja mendarat dengan pesawat charter bersama 5 orang lainnya yaitu 2 orang tim IBS, Kepala Dinas Kementerian Kominfo, satu Staf Distrik (camat), serta satu pemuda dari Distrik Borne.

Rencana awal, Benyamin ingin mengobrol bersama masyarakat setempat selama 2-3 jam. Masyarakat yang tadinya bersemangat menyambut tim pembangun BTS di wilayah mereka pun akhirnya mundur. Mereka padahal tadinya semangat, sebab pesawat yang datang ke daerah tersebut menjadi hiburan bagi warga.

Ia mengatakan kedatangan timnya untuk membangun BTS di daerah itu sebenarnya sudah berdasarkan persetujuan masyarakat setempat. Namun, ada kelompok yang berseberangan dan tak mau ada pembangunan dari NKRI. Setelah membuat video dan diinterogasi, Benyamin tak sadar lengannya dibacok. Kala itu, ia mengatakan pikirannya sudah ke mana-mana dan tak sempat merasakan sakitnya dibacok. Setelah dua jam berdarah tersebut, Benyamin akhirnya disuruh mengambil uang Rp 500 juta sebagai tebusan. 4 orang yang disandera bersamanya tertahan hingga 4 hari kemudian, dari Jumat ke Senin.

Tantangan serupa juga dialami Deputi Project Director PT SEI, Agus Purnama. Timnya mengerjakan BTS paket 3 di Papua. Akibat kerobohan BTS tersebut, ia mengatakan kerugian materilnya kira-kira lebih dari Rp 1 miliar. Dirut BAKTI Kominfo Fadhilah Mathar mengatakan pembangunan infrastruktur di zona merah seperti pedalaman Papua memang menantang. Pembengkakan anggaran untuk pembangunan di zona merah bukan sesuatu yang negatif. Secara total, pembangunan BTS 4G di 5.618 lokasi dianggarkan Rp 12 triliun.

Fadhilah mengatakan daerah 628 BTS 4G di area kahar yang belum on air akan dirampungkan pada semester-1 2024, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Selain itu, ada juga opsi untuk menggunakan teknologi lain yang durasi pembangunannya lebih cepat.